Minggu, 09 Mei 2010

Tinggalkan Kecemasan - Miliki Rumah Impian

Profil Rumah

Dibangun dengan bantuan pengawasan Teman Dosen Tekhnik Sipil, rumah ini saya rancang sesuai pengamatan dan pengalaman sewaktu tinggal di Australia.

Luas Bangunan 12m x 12m, Luas Tanah 15m x 20m sangat ideal untuk keluarga baru yang dinamis, maupun keluarga matang yang butuh kenyamanan. Berada di zona hijau (4km dari bibir pantai terdekat), lokasi rumah ini begitu strategis antara By Pass dan simpang Anduring. Ketenangan bisa didapatkan tentunya...

Dibangun dengan bahan2 terpilih, pondasi batu kali, kayu konsen dari kayu banio terbaik, dan untuk kuda-kuda menggunakan kayu dari Gunung Naga - Limau Manis yang terkenal kuat dan ukuran yang besar. Untuk memperkokoh bangunan dan juga untuk persiapan pengembangan menjadi lantai dua, pondasi garasi dan dapur dibuat dengan struktur pondasi cakar ayam.

Dengan daya listrik 1300W dan menghadap ke selatan, rumah ini sangat asyik di pagi hari karena menyerap sinar sehat mentari pagi yang muncul dari sebelah kiri rumah. Kesehatan menjadi prioritas setiap orang pastinya...

Halaman depan ditumbuhi pohon mangga, yang saat ini sedang berbuah, ditemani sebatang pohon jeruk kasturi yang belum pernah berhenti berbuah. Di halaman belakang yang luas ditumbuhi oleh dua pohon mangga, apel, kakao, anona, dan pohon alpokat. Hmm...my backyard is my favorite place.


Garasi dah disiapkan untuk dua mobil...hmmm...cukup lapang sesuai dengan impian untuk punya dua mobil.

Dan yang paling mengasyikkan, tetangga sebelah rumah menanami halaman sampingnya dengan pepohonan hijau nan rimbun, membuat garasi ini menjadi begitu adem di siang dan sore hari.

Pintu Depan Lapang

Dirancang menghadap ke Timur supaya bisa menjaring lebih banyak sinar mentari pagi. Hmmm...nyaman sejuk sehat.

Kamar depan dibuat dengan dua jendela besar berkisi-kisi banyak agar sinar mentari pagipun bisa menyelinap ke dalam kamar.

Untuk menambah kenyamanan, lantai rumah ditinggikan setengah meter dari permukaan jalan. Kali kecil dan got yang lancar semakin memastikan daerah ini terbebas dari banjir.

Ruang Tamu dan Ruang Keluarga

Dalam gambar tampak ruang tamu bila dilihat dari pintu kamar. Antara ruang tamu dan ruang keluarga dipisahkan dengan penurunan lantai dan antara ruang tamu dan dining room dipisahkan oleh tembok yang dibuat bertingkat dengan tujuan memaksimalkan cahaya dari ruang tamu yang berjendela 'super' besar. Plafon yang tingginya 3.8 meter menjadikan ruang tamu dan ruang keluarga tidak hanya nyaman tapi juga sejuk dan terang bederang.




Garasi Motor dan Backyard

Dalam Gambar tampak garasi yang disediakan untuk si 'kuning' kesayangan bersama kekasihnya 'karisma'. Walaupun 'diisi' oleh dua motor ini, garasi ini masih menyediakan ruang untuk menyimpan sepatu, gudang, dan tanaman hias yang berharga.





Beranda Belakang

Tempat yang sangat menggairahkan untuk memulai hari menambah kenikmatan sarapan sambil bercengkrama bersama anggota keluarga dengan diiringi kicauan burung di pagi hari... Menjadi tempat yang nyaman untuk melepas penat di sore hari selepas bekerja berkarya...
Dan memberi banyak inspirasi ketika menyendiri di malam hari sambil menikmati bintang gemintang yang mengintip di balik awan tipis dalam sinar rembulan...
Inilah beranda belakang rumahku. Uff...sorry ada yang bergelantungan, karena sudah tiga hari ini yang nolongin di rumah tidak datang, jadi cucian pada bergelantungan. Namun ini menunjukkan bahwa halaman belakang dan berandanya merupakan tempat nyaman penuh kedamaian...

Ketenangan dengan Fasilitas

Menempati rumah ini menjadi lebih nyaman ketika kita dikelilingi dengan fasilitas yang mudah dijangkau. Untuk ke masjid kita hanya butuh berjalan kaki selama lima menit dan ada dua pilihan masjid yaitu masjid Baitul Mukminin (dalam kompleks) dan masjid Kebenaran di pinggir jalan Dr Moh Hatta.

Berbelanja kebutuhan sehari-hari cukup menunggu di depan rumah karena tukang sayur banyak yang lewat dan untuk kebutuhan lainnya hanya membutuhkan waktu lima menit dengan motor untuk mencapai Citra Swalayan ataupun Rilly Swalayan.

Dalam suasana emergensi, terdapat rumah sakit Asri yang buka 24 jam, dan dalam waktu dekat Rumah Sakit Semen Padang pun sudah selesai dibangun di By Pass (10 menit dari rumah). Beberapa Rumah Sakit Bersalin tersedia di sekitar rumah yang bisa dijangkau dalam hitungan menit.

Akhirnya rumah ini memang disiapkan untuk dinikmati dan menjadi istana 'home sweet home'. Keasrian, keamanan, dan kenyamanan penghuni menjadi prioritas dalam perancangan dan pembangunan rumah ini. Rumah ini juga masih memiliki backyard yang cukup lapang untuk penghuninya bilamana ingin membuatnya tumbuh dan berkembang. Semoga Anda Beruntung Mendapatkan Rumah Idaman Seperti Ini...

Ingat:
Bukan GEMPA yang perlu ditakutkan dan diwaspadai, tapi BANGUNAN yang KOKOH di lokasi AMAN yang perlu disiapkan.
Dan...
Ikhtiar kita menunjukkan keseriusan kita menjaga, dan memelihara yang kita cintai...
Berapakah investasi yang kita siapkan untuk menunjukkan kesungguhan Cinta kita demi ketenangan Keluarga dan masa depan mereka?


Minggu, 17 Januari 2010

Hari ke 18

Seberapa DEKAT kita dengan GOAL di tahun 2010?

Living on the Road

Banyak orang memberi analogi tentang kehidupan ini. Ada yang menganalogikan seperti panggung sandiwara, dimana masing-masing kita memiliki satu peran yang harus kita mainkan. Ada yang menyamakannya seperti buku yang masing-masing kita punya kemauan dan kemampuan untuk mengisi lembar demi lembar buku kehidupan kita seperti yang kita masing-masing inginkan.
Kita bisa lihat kehidupan ini terefleksi dalam kehidupan di jalan raya. Hal ini merupakan refleksi pribadi setelah berbulan-bulan mengendarai kendaraan di jalanan ibu kota Jakarta.
Pertama memasuki kehidupan tidak sedikit orang akan mengalami kegamangan, demikian pula yang saya alami pertama kali melihat kehidupan (jalan raya) di Jakarta. Gamang, cemas, takut, bahkan ada phobia. Setelah beberapa kali menempuh jalanan di jakarta, akhirnya saya menemukan suatu kenikmatan tersendiri, ada tantangan, ada hiburan, dan ada pelajaran yang bisa dishare di sini. Ternyata dengan pembiasaan sesuatu yang kita takutkan, sesuatu yang awalnya kita cemaskan, sesuatu yang kita gamang untuk melakukan menjadi nyaman untuk dijalani bahkan ada kenikmatan tersendiri yang bisa kita rasakan. Pelajaran yang bisa dipetik
Pelajaran lain yang dapat diperoleh dari melihat kehidupan di jalan raya adalah kecerdasan membaca peluang. Yah...kita dituntut menjadi seorang pengguna jalan yang cerdas. Cerdas bukan dengan memiliki IQ yang tinggi, tapi cerdas dalam membaca setiap peluang. Kita harus mampu melihat beyond what we can see in front of us. Yup melihat lebih dari apa yang ada di depan. Kita harus mampu melihat kearah manakah suatu kemacetan akan memburuk, ke arah manakah arus yang lebih lancar. Lesson for life nya adalah bahwa apa yang nampak di depan kita tidak selalu bisa kita jadikan pedoman untuk mengambil keputusan. Kita juga harus mampu melihat jauh dari apa yang ada di depan kita. Mungkin inilah yang disebut intuisi.
Tulisan singkat ini saya tutup dengan sebuah pesan moral buat kita pengguna jalan: Bila kita tidak bisa membuat perjalanan orang lancar dan nyaman, berhentilah menjadi penghambat jalan orang.
Semoga bermanfaat.

Kamis, 18 Juni 2009

Seberapa Mudahkah Anda Melanjutkan Hidup Anda?

Ketika kita menjalani kehidupan kita akan menjumpai begitu banyak tantangan. Layaknya sebuah perjalanan yang tiada pernah mengenal berhenti, kita akan menemui begitu banyak hambatan, rintangan, dan halangan bahkan keletihan yang menderapun akan semakin membuat perjalanan ini terasa berat dan sulit untuk diteruskan.
Tidak sedikit diantara kita yang mendapati bahwasanya jalan yang dihadapan mereka telah tertutup oleh tembok tebal nan tinggi sehingga sulit untuk dilanjutkan. Tidak sedikit pula yang merasakan bahwasanya perjalanan mereka sudah sampai pada akhir dari sebuah episode perjalanan sehingga tiada hendak meneruskannya lagi, ataupun terus berdiam di tempat mereka saat ini karena merasa begitu nyaman dan begitu 'pas' dengan apa yang telah mereka capai.
Kawan...perjalanan panjang kehidupan ini tiada pernah mengenal titik akhir, tiada pernah mengenal berhenti. Kelemahan, kemalasan, dan kekurang kreatifitasan kitalah yang menghentikan kehidupan itu sendiri.
Bagaimana sekarang bila kita sama-sama sadari bahwasanya kehidupan ini mudah, jalan itu begitu datar dan mulusnya untuk dilalui. Atau bagaimana kalau kita melihat bahwasanya rintangan-rintangan itu hanyalah sebuah batu loncatan agar kita lebih jauh melangkah...?
Bagaimana kalau kita melihat bahwasanya capaian yang kita dapat sekarang adalah bukti bahwa kita mampu untuk mendapatkan yang lebih baik lagi, yang lebih besar lagi, yang lebih menakjudkan lagi?
Dengan kemampuan kita merekayasa kehidupan ini, baik kita lakukan sendiri maupun dibantu oleh seorang 'coach' kita akan semakin mudah menjalani kehidupan ini.
NLP menstrukturkan beberapa perangkat-perangkat kehidupan yang akan membuat kehidupan kita menjadi semakin mudah dan menyenangkan.
Menarik bukan....?
Yuk sama-sama terus belajar NLP.

Minggu, 07 Juni 2009

Be Good to Yourself

Many times we are so busy. Have no time to think about ourself. Like a glass, when it is not being cleaned there are so many dirt and dust on it. It makes the glass no longer clear and looks so dark.
We need to spend sometime to clean it, for sure.
In my one of my training session I ask the trainees to clean their mind and soul then fill it with positive thinking, and the result is HAPPY FACES, SATISFIED PEOPLE, AND RELIEVING FEELING...
What a good idea to be good to yourself...

Sabtu, 06 Juni 2009

Next Event

7 June 2009 NLP for Aktifis Wanita: Padang

21 June 2009 NLP For Teacher: Incredible Teacher

Pengalaman Bersama Trainer InWent dari Jerman










Tekhnik Mobile Visualization merupakan bentuk penerapan NLP dalam pelatihan.